Sulit Muncul Juara Baru

Tim panser Jerman

Catatan Said Mursal

(Redaktur Olahraga AQshare.id)

 

Tiap Euro digelar selalu ada pertanyaan, apa bakal muncul juara baru atau masih didominasi para mantan juara? Sepanjang sejarah Euro digelar, munculnya juara baru ditandai dengan kejutan negara itu di babak penyisihan grup.

Dari rangkaian pertandingan di penyisihan grup yang sudah usai 23 Juni,  hanya Belgia dan lnggris,  yang tampaknya sedikit lebih menonjol. Kini, dengan masuk  babak 16 besar paling tidak, bisa ada gambaran karena floating perjalanan tim sudah jelas dengan 2 pengelompokan.

Belgia berada di kelompok l dengan lawannya ltalia. Kalau menang di babak 8 besar akan menghadapi Belanda/Ceko. 

Kelompok l ini terdiri dari pertandingan Wales vs Denmark , ltalia vs Austria, Belanda vs Ceko, dan Belgia vs Portugal. Negara-negara di kelompok l ini jika menang terus terakhir ketemu di semifinal.

Demikian juga dengan lnggris yang kebetulan berada di kelompok ll. Di sini ada empat pertandingan juga, Kroasia vs Spanyol, Perancis vs Swiss, Swedia vs Ukraina, dan tentu saja lnggris vs Jerman.

Baca juga: Italia Kian Kokoh di Puncak, Wales-Swiss Imbang 1-1

Baca juga: PSSB Bireuen Mulai Seleksi Tim Liga 3

Tantangan amat berat bagi lnggris harus lawan Jerman pada 16 besar. Bisa mengalahkan Jerman pada 8 besar bakal bertemu Swedia/Ukraina. 

Lantas bagaimana dengan para mantan juara?

Portugal sebagai juara bertahan masih tampil bagus dengan materi pemain tak beda dengan empat tahun lalu. Bahkan peran Ronaldo sangat dominan dalam tim serta motivasi bagi rekan rekannya.

Ingat bagaimana Ronaldo di Euro 20016 lalu di Perancis? Bintang Portugal waktu itu hanya Ronaldo dan Pepe. Tapi mereka juara bahkan di final lawan Perancis , Ronaldo harus keluar lapangan karena cedera.

Ada Jerman juara tiga kali (1972, 1980, dan 1996), masih kuat. Tapi sayang pelatih Joachim Loew masih terlalu percaya pada pemain seniornya.

Lihat saja Timo Werner yang jadi bintang Chelsea di Liga Champions tak mau dia turunkan.

Lalu, Belanda (1988) dan Denmark ( 1992) lumayan menjanjikan penampilannya di penyisihan. 

Spanyol (1964, 2008, dan 2012) meski tak sebaik angkatan Pique dkk tahun 2010-an tapi lumayan bagus tim asuhan Luis Enrique ini.

Begitu juga Perancis (1984, 2000) masih sangat layak diperhitungkan juara, apalagi mereka juara Piala Dunia 2018. Lebh-lebih karena sebagian besar masih dipertahan oleh Didier Deschamp.

lni yang kita sebut adalah para mantan juara yang masih bertahan di babak 16 besar.

Faktor lain yang harus kita lihat dari sisi ketahanan main di putaran final karena ini jelas sangat berbeda dengan babak kualifikasi awal atau zona untuk menuju putaran final 24 besar.

Pada babak kualifikasi pertandingannya jarang-jarang tiga tahun untuk menyelesaikan 10 pertandingan dengan sistem home and away. Ini sangat berpengaruh sekali dibandingkan dengan main di putaran final harus main satu bulan penuh di beberapa kota.

Jadi, ada negara yang juara grup belum tentu bisa tahan di putaran final akan menyelesaikan 7 pertandingan dalam satu bulan kalo menang terus dari babak penyisihan grup hingga ke final. Ini butuh kekompakan dan ketahanan fisik yang prima.

Sepanjang sejarah Euro atau Piala Dunia, Jerman merupakan tim paling stabil dalam sistem turnamen ini. Daya tahan dan semangat juangnya luar biasa. Lihat saja pertandingan terakhir lawan Hungaria setelah tertinggal 1-2 hingga menit 84 , semangat ekstra luar biasa.

Tim lain yang juga stabil jika kita lihat dari rangkaian ujicoba adalah Perancis, lnggris, Belanda, dan Portugal.

Faktor lain yang perlu diperhitungkan adalah materi pemain. Kalo masih bertahan dengan rata-rata pemain umur di atas 30-an agak sulit. Biasanya yang stabil pemain kombinasi usia lebih senior dengan yang muda seperti Perancis, Belanda, Portugal, Kroasia, dan Jerman. Sedangkan yang didominasi pemain muda: lnggris, Denmark, Belgia, dan ltalia.

Adapun negara lain seperti Wales, Austria, Swiss, Swedia dan Ukraina jika dilihat  dari materi pemain dan penampilan di penyisihan grup belum bisa berbuat banyak di turnamen kali ini.

Lantas siapa yang layak dijagokan juara? Saya kira para mantan juara masih punya peluang besar. Kalaupun ada kejutan paling untuk juara baru, sebut saja lnggris, dengan syarat mereka bisa mengalahkan Jerman di babak 16 besar nanti.***