Selebgram Aceh Herlin Kenza Dituding Langgar PPKM, Gegara Picu Kerumunan

Selebgram asal Aceh

MEDIAPRIORITAS.Com – Selebgram asal Aceh, Herlin Kenza, jadi sorotan usai menghadiri sebuah acara di Lhokseuawe. Kehadirannya pada sebuah toko dianggap menilmbulkan kerumunan, suatu hal yang bertentangan dengan aturan penanganan Covid-19.

Masalah ini kemudian jadi ramai di media sosial. Banyak yang mempertanyakan kehadiran selebgram ini karena dinilai memicu terjadinya kerumuman. Apalagi sedang gencar-gencarnya pemberlakukan PPKM.

Menyadari hal ini, Herlin Kenza pun bereaksi. Sebuah postingan muncul di akun Instagram @ramaa1604. Akun ini mengklarikasi soal kedatangan Herlin Kenza di Lhokseumawe.

“Banyak yang DM aku perihal yang lagi rame di jagat media sosial Aceh saat ini. Yakni kerumunan yang terjadi di toko @wulan_kokula23lsm karena kedatangan selebgram @herlinkenza,” paparnya di InstaStory, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Alhudri Jangan Tutupi Kasus Pungli Kacabdis Agara

Baca juga: Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap

Herlin menjelaskan, bahwa pemilik toko sudah mengingatkan pengunjung agar menjaga protokol kesehatan. Pemilik toko tidak menduga pengunjung yang datang sampai membludak begitu.

“Jadi guys pihak dari kak Wulan sendiri sudah mengumumkan agar yang datang untuk menaati prokes Covid-19 (pakai masker, jaga jarak, dsb),” tulis akun @ramaa1604.

“Dari pihak Wulan sendiri juga nggak menyangka antusiasme masyarakat kota Lhokseumawe sebesar itu dan mungkin beberapa di antaranya tidak mengikuti prokes,” sambungnya.

Dia menerangkan, Herlin Kenza datang untuk kepentingan endorsement. “Jadi tujuan kak Herlin sendiri datang ke Lhokseumawe untuk melakukan vising/endrosement,” kata selebgram ini.

Akun Instagram Lambe Turah yang membagikan video TikTok penampilan Herlin Kenza di Lhokseumawe. Tayangan itu memperlihatkan sang selebgram yang disambut banyak orang saat turun dari mobil.

Para penggemar selebgram ini berebut ingin menyalami Herlin Kenza. Untung saja ada aparat TNI yang mengendalikan kerumunan, sehingga bisa terkendali. Usai video ini tayang, medos langsung ramai. Ada yang protes karena saat ini angka kasus Covid-19 sedang meninggi.

“Orang jualan dibubarin, ini kerumunan malah dikawal,” tulis akun @isnamrgrt.

“Di denda nggak ini, kan menimbulkan keramaian. Warkop aja dendanya Rp 300 ribu, penjual buryam 5 mangkok Rp 5 juta terus doski kena denda berapa?” komentar akun @lela_maya23.[]