PT Multi Ocean Shipyard Pembuat Kapal Aceh Hebat Diperiksa KPK

MEDIAPRIORITAS.Com – Di saat Gubernur Aceh Nova Iriansyah meninjau Kapal Aceh Hebat-3 di Singkil, KPK dikabarkan menyelidiki PT Multi Ocean Shipyard, anak usaha PT Soechi Lines Tbk (SOCI), yang terlibat pembuatan kapal itu. Gara-gara ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta klarifikasi dari SOCI.

PT BEI mengirim surat nomor S-04154/BEI.PP2/06-2021 tanggal 18 Juni kepada PT Soechi Lines Tbk meminta klarifikasi terkait pemberitaan dua media, yakni Emitennews dan Pasar Dana pada 17 Juni 2021 yang memberitakan adanya pemeriksaan KPK atas pengadaan tiga kapal untuk Aceh.

Dilansir dari Kontan.co.id, Senin (5/7/2021), Corporate Secretary PT Soechi Lines Tbk (SOCI) Paula Marlina menyatakan kepada BEI, bahwa pihaknya belum mengetahui adanya penyelidikan tertentu yang dilakukan terhadap perseroan. Paula juga menyatakan SOCI belum mengetahui latar belakang adanya penyelidikan tersebut.

Baca juga: Gubernur Nova Tinjau KMP Aceh Hebat-3 di Singkil

Baca juga: Tagar “Tangkap Nova” Meluas ke Seluruh Aceh

KONTAN kemudian berupaya mengklarifikasi hal tersebut kepada Ali Fikri, Plt Juru Bicara KPK. “Sebagaimana yang pernah kami sampaikan, bahwa sejak beberapa waktu lalu hingga kini benar ada kegiatan penyelidikan oleh KPK diantaranya melakukan permintaan keterangan dan klarifikasi terhadap beberapa pihak terkait,” terang Ali kepada KONTAN, Rabu (30/6/2021).

Ali menegaskan, kegiatan penyelidikan merupakan serangkaian kegiatan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat dalam rangka mencari dan memastikan ada dugaan peristiwa pidana dugaan korupsi. “Untuk itu, tentu permintaan keterangan dan klarifikasi pihak-pihak terkait dibutuhkan,” terangnya.

Karena saat ini masih proses penyelidikan, lanjut Ali, dirinya belum bisa menyampaikan lebih lanjut mengenai materi kegiatan dimaksud. Ali menyatakan akan menginformasikan perkembangan penyelidikan kasus itu lebih lanjut beberapa waktu mendatang.

KONTAN juga menanyakan kasus tersebut kepada pihak SOCI. “Saya tidak pernah mendengar kabar tersebut,” terang Faisal Muhammad Satrio dari pihak SOCI, kepada KONTAN, Senin.[]

Sumber: Kontan