Mulai Agustus SIM C Dibedakan Jadi Tiga Macam, Siap-siap Ganti SIM

Ilustrasi

BANDA ACEH | BeritaBagus – Yang sudah punya SIM, siap-siap rogoh kantong, mesk masa berlaku SIM lama masih panjang. Soalnya, bisa jadi SIM yang dimiliki sekarang tidak sesuai dengan kapasitas mesin motor yang digunakan. Polri sudah menetapkan ketentuan baru yang mulai diberlakukan Agustus 2021 ini.

SIM C yang biasanya cukup satu macam untuk semua motor, mulai Agustus 2021 dibedakan menjadi tiga jenis. Penggolongan SIM C ditetapkan berdasarkan Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM yang dikeluarkan tanggal 19 Februari 2021.

Kepala Seksi Standar Pengemudi Ditregident Korlantas Polri, AKBP Arief Budiman, mengatakan, pemberlakukan ketentuan baru itu ditargetkan tuntas dalam bulan Agustus 2021.

Dijelaskan, ada tiga jenis SIM C yang akan diterapkan, yaitu SIM C, C1, dan C2. Ketiga SIM C itu dibedakan dalam kapasitas isi silinder kendaraannya. Menurut Perpol Nomor 5 Tahun 2021, SIM C dibedakan sesuai kapasitas motor:

– SIM C, berlaku untuk Ranmor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc (dua ratus lima puluh centimeter cubic);

– SIM C1, untuk jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 250 cc – 500 cc atau Ranmor sejenis yang menggunakan daya listrik;

– SIM C2, untuk jenis sepeda motor 500 cc atau Ranmor sejenis yang menggunakan daya listrik.

Dengan demikian, pengendara motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc harus mengganti SIM-nya dengan SIM C1. Yang diuntungkan pemilik motor gede (moge) 500 cc ke atas. Kelompok ini diberikan dispensasi setidaknya hingga 2022, boleh menggunakan SIM C1.

Polisi menargetkan dalam bulan Agustus ini pengelompokan SIM sesuai peraturan Kapolri sudah berjalan. “Kalau bicara target tetap Agustus. Bisa aja di pertengahan atau akhir Agustus. Intinya pada saat diimplementasikan, bakal ada pemberitahuan dulu,” kata Arief dilansir dari CNNIndonesia.com.

Biaya pembuatan SIM C, C1 dan C2 tetap sama. Ketentuan terkait biaya, katanya, tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam lampiran aturan tersebut tercantum, biaya pembuatan SIM baru untuk SIM C Rp 100.000, SIM C1 Rp 100.000, dan SIM C2 juga Rp 100.000. Untuk perpanjangan, dikenakan tarif sama untuk ketiga jenis SIM, yakni Rp 75.000. Namun tarif tersebut belum termasuk biaya pemeriksaan kesehatan dan asuransi.[]