DPRA: Audit Proyek Kapal Aceh Hebat !

Sulaiman saat membacakan laporan Pansus

AQshare.id – Tim Pansus DPR Aceh (DPRA) memberi catatan kritis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh tahun 2020. Salah satu yang jadi sorotan dewan adalah proyek pengadaan Kapal Aceh Hebat 1, 2, dan 3.

Rekomendasi terhadap LKPJ Gubernur itu dibacakan juru bicara Pansus Sulaiman SE pada rapat paripurna DPRA. “Berdasarkan hasil kunjungan ke lapangan, DPRA menemukan banyak masalah hampir di semua urusan pemerintahan,” ujarnya, Senin (7/6/2021).

Menurut catatan Pansus, setidaknya terdapat 120 rekomendasi yang perlu ditindaklanjuti oleh pihak eksekuitif. Di antaranya adalah soal pengadaan kapal Aceh Hebat yang belakangan menjadi pembincangan di tengah-tengah masyarakat.

Baca juga: Pemuda Aceh Desak KPK Usut Kasus Kapal Aceh Hebat

Baca juga: Kadis Perhubungan Aceh Junaidi Akui Diperiksa KPK

Baca juga: Beredar Kabar, Sekda dan Kadis Perhubungan Aceh Diperiksa KPK

Pansus DPRA mendapat laporan bahwa kapal Aceh Hebat mengalami masalah dalam operasionalnya. “Kapal Aceh Hebat-1 yang beroperasi di perairan Simeulue perlu, perlu dilakukan audit karena pernah mengalami mati mesin di tengah laut,” kata Sulaiman.

Demikian pula kapal Aceh Hebat-2 dan Aceh Hebat-3. Disebutkan, Aceh Hebat-3 yang melayari Singkil-Pulau Banyak juga pernah mengalami mati mesin di tengah laut, padahal baru satu tahun berlayar.

Audit, lanjut Sulaiman, juga diperlukan terhadap Aceh Hebat-2 yang mengambil rute Uleelheue-Balohan. “Jangan sampai terulang kasus seperti KMP Gurita,” ujarnya mengingatkan tragedi tenggelamnya kapal feri bernama KMP Gurita beberapa tahun silam.[]