11 Jam Kehilangan Kontak, NASA Berhasil Terhubung Kembali dengan CAPSTONE

JAKARTA | BeritaBagus — Sempat menimbulkan kekhawatiran. NASA akhirnya lega setelah berhasil terhubung kembali dengan alat komunikasi pesawat luar angka Cislunar Autonomous Positioning System Technology Operations and Navigation Experiment (CAPSTONE). Komunikasi sempat terputus selama 11 jam.

Diketahui, NASA mengirimkan CAPSTONE dalam sebuah misi ke Bulan. Pesawat senilai USD 30 juta dolar itu tak bisa berkomunikasi pada hari Senin, tak lama setelah melepaskan diri dari orbitnya di sekitar Bumi.

Juru bicara NASA, Sarah Frazier, mengatakan, setelah peluncuran sukses dan dimulainya commissioning pesawat ruang angkasa pada 4 Juli, pesawat ruang angkasa CAPSTONE mengalami masalah komunikasi saat berhubungan dengan Deep Space Network.

Baca juga: Diduga, China Miliki 50 Lab Rahasia yang Produksi Senjata Biologis

Dikutip Daily Mail, Sarah, menjelaskan, para engineer dengan senang hati mengumumkan bahwa mereka berhasil berkomunikasi kembali dengan CAPSTONE yang kini sedang berada pada lintasannya menuju Bulan.

“Kami telah menjalin kembali komunikasi dengan CAPSTONE. Pesawat ruang angkasa itu terlihat dalam kondisi baik. Rincian lebih lanjut segera menyusul,” kata perusahaan Advanced Space yang berbasis di Colorado yang mengoperasikan misi untuk NASA melalui Twitter dikutip dari Space.com.

CAPSTONE diluncurkan ke orbit Bumi dengan booster Rocket Lab Electron pada tanggal 28 Juni 2022. Kemudian CAPSTONE menghabiskan waktu seminggu berputar semakin jauh dari planet kita melalui mesin foton yang sesekali terbakar.

Baca juga: Partai Aceh Nobatkan Nova Iriansyah sebagai Gubernur Terburuk Sepanjang Sejarah

Perangkat seukuran microwave yang diluncurkan dari Selandia Baru ini akhirnya bisa berkomunikasi lagi dengan Bumi. CAPSTONE bertugas menganalisis orbit unik di sekitar orbit Bulan, yang akan menjadi rumah bagi stasiun luar angkasa bernama Lunar Gateway.

Jalur orbit, yang dikenal sebagai orbit halo bujur sangkar dekat, adalah bentuk telur yang membentang dengan salah satu ujung orbit melewati dekat dengan Bulan dan yang lainnya jauh darinya.[]