Video Syur Anak Oknum Polisi Masih 14 Tahun Tersebar

Ilustrasi (foto: repro)

AQshare.id – Anak seorang oknum polisi masih berusia 14 tahun, inisial KS, terlibat hubungan asmara dengan remaja CN (23) warga Gunungkidul, Yogyakarta. Cinta monyet ini berujung fatal. CN ditangkap atas dugaan menyebarkan video syur melibatkan KS.

CN dilaporkan KS, mantan kekasihnya sendiri, telah menyebarkan foto dan video milik KS. Motif pelaku melakukan perbuatan tersebut, menurut KS, karena cemburu setelah mengetahui KS punya pacar baru.

KS sendiri merupakan anak seorang anggota polisi. Tidak dijelaskan lebih jauh identitas oknum tersebut. Demikian pula lokasi tugas dan pangkat yang bersangkuran

Atas kelakuannya tersebut, CN kini harus berurusan dengan kepolisian. Dia telah diamankan Polres Gunungkidul untuk dimintai pertanggungjawaban.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riyan Permana Putra, membenarkan informasi penangkapan CN. Remaja ini ditangkap berdasarkan laporan yang diterima pada 9 Juni 2021.

Baca juga: Menghina Bawahan, Mohd Din Dipolisilkan, Kini Tersangka

Baca juga: Oknum Sekda Diduga Suka Main Perempuan, Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Dijelaskan, korban merupakan warga Kecamatan Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul. “Korban berinisial KS (14), perempuan. Ia datang melaporkan hal tersebut ke Polres Gunungkidul,” jelas Riyan pada acara jumpa pers, Kamis (17/06/2021).

Korban melaporkan bahwa foto dan video dirinya yang bersifat vulgar telah beredar ke publik. Merasa dirugikan, ia pun langsung melapor serta menyerahkan sejumlah barang bukti.

Setelah dilakukan pendalaman berdasarkan keterangan korban dan barang bukti, diketahui bahwa pelaku merupakan mantan kekasih korban. Riyan mengatakan, berdasarkan yang diberikan korban, petugas langsung mengetahui posisi pelaku. “Pelaku berinisial CN (23), laki-laki berprofesi sebagai buruh harian lepas,” ujarnya.

Dijelaskan, CN diamankan pada 11 Juni di wilayah Kapanewon Patuk setelah sebelumnya membuat janji bertemu. Pelaku mengakui perbuatannya. Menurut keterangan pelaku, dia melakukan perbuatan tersebut karena kesal mengetahui kekasihnya, KS, sudah memiliki pasangan baru. Padahal hubungan mereka belum lama putus. “Lantaran kesal, pelaku lantas menyebarkan foto dan video vulgar korban,” jelas Riyan.

Kanit Pidsus Satreskrim Polres Gunungkidul, Ipda Ibnu Ali mengatakan, polisi tidak bisa membeberkan secara detail konten video atau foto yang disebarluaskan. Sebab korbannya masih di bawah umur.

Ia memastikan, tidak ada konten hubungan intim antara korban dan pelaku. Tapi, dia tidak membantah bahwa korban merupakan anak seorang anggota polisi. “Sesuai info yang beredar, benar korban merupakan anak dari salah satu anggota Polri,” kata Ibnu.

Polisi menyita sejumlah barang bukti dalam kasus ini, berupa ponsel dan pakaian yang dikenakan korban. Sepeda motor milik pelaku juga diamankan.

Menurut polisi, CN bisa dikenakan pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 19/2016 tentang perubahan atas UU RI 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), karena menyebarkan foto dan video bermuatan kesusilaan tanpa izin dari korban.

“Ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda Rp 1 miliar,” ujar Kasat Reskrim Polres Gunungkidul.[]