Sadis, Sudah 3 Bulan Gaji Guru Kontrak belum Juga Dibayar

Ilustrasi

PALU | BeritaBagus – Di satu sisi, Pemerintah menuntut guru bekerja maksimal melaksanakan tugas untuk meningkat kualitas lulusan. Tapi, kesejahteraan mereka sering terabaikan seperti dialami 800 guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.

 

Menurut sejumlah guru, sudah tiga bulan mereka belum juga menerima honor sebesar Rp 2.300.000 per bulan. Meski demikian, mereka tetap harus tampil tegar di depan kelas untuk mencerdaskan generasi bangsa di tengah kesulitan ekonomi yang mendera sejak tiga bulan lalu.

 

Seorang guru kontrak yang minta identitasnya tak ditulis mengatakan, sejak Juli 2021 hingga sekarang, mereka belum menerima gaji. Untuk menutupi biaya hidup, mereka terpaksa berutang kesana kemari.

 

Am, salah satu guru kontrak di Morowali, mengaku harus mencari pinjaman untuk bisa bertahan hidup. Karena tak punya pencaharian atau pendapatan lain, ia benar-benar hanya bisa berharap dari gaji yang harusnya diterima setiap bulan.

Baca juga: Ribuan Guru di Pidie belum Terima Gaji ke-13

Baca juga: Gelontorkan APBA, Disdik Aceh Buat Pembekalan agar Guru Bisa Lolos P3K

Dengan tanggungan seorang isteri dan tiga anak, guru honorer ini mengaku sangat kesulitan. Dia tetap harus memenuhi kebutuhan wajib seperti semabako dan susu anak-anaknya. “Karena belum terima gaji, terpaksa ngutang ke warung. Mau gimana lagi, kebutuhan semua mendesak,” kata dia seperti dikutip dari selidikfaktahukum.com.

 

Seorang guru lainnya berinisial KY mengaku terpaksa memancing di laut guna menyiasati kesulitan ekonomi. Dia mengatakan, malam hari mencari ikan ke laut untuk keesokan harinya.

 

KY melakoni pekerjaan sampingan sebagai nelayan di samping tugas utamanya sebagai guru honorer karena belum meenerima gaji. “Saya ini memancing setiap malam Pak, pergi sekitar pukul 10 malam dan nanti balik rumah sekitar pukul 5 pagi,” ujarnya.

 

Para guru ini mengaku tidak mengetahui penyebab belum dibayarnya gaji mereka. Kadis Pendidikan Morowali, Amiruddin, yang dikonfirmasi awak media terkait mandegnya pembayaran gaji guru kontrak tidak memberikan tanggapan apapun.[*/selidikfaktahukum.com]