Kacabdis Pendidikan Agara Diterpa Isu Pungli, Jabatan Kepsek Dibandrol Rp 20 Juta

Ilustrasi (foto: repro)

BANDA ACEH | BeritaBagus – Sejumlah media online di Kutacane, Aceh Tenggara, menyorot dugaan praktek pungutan liar (pungli) oleh Kacabdis Pendidikan Wilayah Aceh Tenggara. Pejabat dengan inisial Srp yang baru beberapa bulan menjabat ini disebut-sebut menetapkan tarif Rp 20 juta untuk jabatan kepala sekolah.

Selain itu, tulis sebuah media di sana, kepala SMA dan SMK yang ingin tetap bertahan di posisinya, juga harus menyetor sejumlah uang. “Untuk yang bertahan Rp 15.000.000,” tulis portal jurnalpolisi.id, Selasa (29/6/2021).

Dugaan pungli oleh mantan kepala salah satu SMA di Kutacane ini juga disorot oleh portal berita agaranews.com. Media ini meminta pendapat pegiat LSM terkait sepak-terjang Kacabdin yang baru saja dipromosikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, ini.

Aktivis LSM yang dihubungi agaranews.com menyayangkan tindakan Kacabdis Pendidikan Agara, Srp M.Pd. “Baru seumur jagung menjabat sudah berani melakukan pungli. Ini sangat mencoreng dunia pendidikan,” tulis media ini mengutip keterangan sumber.

Baca juga: SMKN 2 Banda Aceh Kutip Uang Masuk Rp 2,6 Juta Per Siswa Baru

Baca juga: Budaya “Siap Pak” Membuat Sekolah di Aceh tak Berdaya

Selain isu suap, oknum Kacabdin itu juga jadi sorotan karena telah mengganti ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) tanpa melalui prosedur yang benar. “Main tunjuk saja, padahal penetapan ketua MKSS harus melalui forum pemilihan oleh para kepala sekolah,” kata seorang sumber di sana.

Baca juga: Halo Pak Alhudri, Kata Pengamat Pendidikan Aceh Masih Payah, Anggarannya Melimpah Loh!

Baca juga: Rektor USK: Kualitas Pendidikan Aceh Sekarang Lebih Buram dari Kertas yang Buram

Yanto, salah seorang pegiat LSM Forum Masyarkat Aceh Tenggara Peduli (Format Peduli) meminta Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri agar mengevaluasi kembali jabatan Kacabdis Aceh Tenggara. Kinerja Kacabdis yang bobrok, katanya, akan menghancurkan pendidikan daerah itu.

Seperti halnya kedua media tadi, AQshare.id juga mencoba meminta konfirmasi dari Kacabdis Aceh Tenggara Sarpin M.Pd. Tapi, pesan yang disampaikan ke nomor WhatsApp pejabat ini tidak masuk ke Hp yang bersangkutan. Hanya contreng satu.[]