Besok, Bustami Hamzah Dilantik Jadi Sekda Aceh Menggantikan Taqwallah

Bustami Hamzah

Banda Aceh | BeritaBagus – Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki dijadwalkan melantik Bustami Hamzah sebagai Sekda Aceh menggantikan Taqwallah, Kamis (8/9/2022) besok pagi. Berdasarkan surat undangan yang beredar, acara pelantikan bertempat di Komplek Gubernuran Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Dalam surat udangan Nomor 821.21/14278 tanggal 7 September 2022 yang ditandatangani Pemegang ND Sekda Aceh Dr Jakfar SH MHum disebutkan bahwa acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Aceh dilangsungkan tanggal 8 September 2022 pukul 10.00 di Anjong Mon Mata.

Isu pergantian Taqwallah sempat menjadi buah bibir selama dua hari terakhir setelah beredarnya Salinan petikan Surat Keputusan Presiden RI tentang pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Aceh. Dalam surat itu disebut bahwa mantan Kepala BPKA Bustami Hamzah diangkat menjadi Sekda Aceh.

Foto salinan SK itu dengan sangat cepat menyebar ke seantero Aceh. Tidak hanya di kalangan ASN di Banda Aceh, para kepala sekolah dan guru juga heboh membicarakan isu pergantian Taqwallah.

Banyak yang merasa bersuka cita dapat informasi yang belum tentu kebenarannya tersebut. “Alhamdulillah. Akhirnya doa kami terkabul juga,” ujar seorang ASN Aceh.

Entah kenapa. Isu pergantian Taqwallah begitu menjadi atensi besar publik, terutama ASN. Sehingga, informasi yang benar-benar membuat penasaran ini kemudian dicoba buktikan pembenarannya.

Sumber-sumber berkompeten di tubuh Pemerintah Aceh, saat itu, belum ada yang berani memberi komentar terlalu jauh terkait beredarnya rumor penggantian Sekda Taqwallah. Demikian pula kalangan DPRA, menanggapi pasif saja rumor tersebut. “Beredar juga di grup WhatsApp Lintas Fraksi DPRA. Tetapi berdasarkan analisa saya, copy SK itu banyak kejanggalannya,” kata Bardan Sahidi, seorang anggota DPRA.

Kabag Humas Setdaprov Aceh, Muhammad Gade, yang ditanyai wartawan malah mengaku belum melihat copy petika SK dimaksud. Tapi, ia membenarkan bahwa data yang tertera pada petikan tersebut, benar. “Tetapi apakah keputusan itu benar atau palsu, kami nggak tahu,” ujar Gade.

Mengundurkan diri

Bustami Hamzah pernah menjabat kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Aceh di era pemerintahan Gubernur Nova Iriansyah. Ia memilih mengundurkan diri jabatan setelah dikabarkan mengalami konflik dengan sang gubernur.

Setelah mundur dari jabatan, sahabat dekat Bustami mengatakan, pejabat ini banyak menghabiskan waktu akhir pekan di kebunnya kawasan Aceh Besar.

Setelah itu, figur yang dikenal jago lobi ini juga mulai jarang terlihat pada forum-forum penting di Banda Aceh sampai akhirnya beredar kabar mengejutkan: dia menggantikan Taqwallah.[]