ACT Kumpulkan Dana Publik Rp 60 Miliar Tiap Bulan, 20 % untuk Gaji Pengurus

Kegiatan ACT di lapangan

BANDA ACEH | BeritaBagus —Mabes Polri menyebut lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengumpulkan dana dari publik rata-rata Rp 60 miliar tiap bulan. Sebesar 20 % dari jumlah itu digunakan untuk membayar gaji pengurus.

Kabagpenum Kombes Nurul Azizah mengatakan, tiap bulan, pengurus ACT memotong dana yang terkumpul sebesar 10-20 persen. Jumlah itu berkisar Rp 6-12 miliar. Donasi terkumpul tiap bulan mencapai Rp 60 miliar. “Langsung dipangkas pihak ACT sebesar 10-20 persen atau Rp 6 miliar sampai Rp 12 miliar,” ujar Nurul dalam konferensi pers, Senin (11/7/2022).

Dana itu diakui pihak ACT untuk kepentingan gaji pengurus dan seluruh pegawai. Pihak pembina dan pengawas ACT juga mendapat dana operasional setiap bulan. “Sumbernya juga dari potongan dana donasi tersebut,” sambung Nurul.

Dijelaskan, dana yang dikumpulkan ACT berasal dari masyarakat umum, kemitraan, perusahaan nasional, dan internasional. “Temasuk donasi institusi atau kelembagaan non korporasi dalam negeri maupun international, donasi dari komunitas, dan donasi dari anggota lembaga,” jelasnya.

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pun melakukan pemeriksaan terhadap empat petinggi ACT yaitu Ahyudin (mantan presidennya), presiden menjabat Ibnu Khajar, manajer operasional, dan bagian keuangan. Mereka diperiksa terkait dugaan penyelewengan dana donasi dari masyarakat.[]

Sumber: CNN Indonesia